Manado – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Manado melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Integratif Tahun 2026 kepada mahasiswa calon peserta KKN. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang sebelumnya diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Manado sebagai penyelenggara dan pelaksana KKN di lingkungan IAIN Manado.

Sebelum melaksanakan sosialisasi kepada mahasiswa, Ilham Syah selaku Ketua Program Studi PGMI dan Dwy Cahyani terlebih dahulu mengikuti kegiatan Sosialisasi KKN Tematik Integratif Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh LP2M IAIN Manado. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pimpinan program studi terkait kebijakan, mekanisme pelaksanaan, tema, serta program-program unggulan KKN yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Prodi PGMI kemudian menyelenggarakan sosialisasi kepada mahasiswa agar informasi yang diperoleh dari LP2M dapat tersampaikan secara menyeluruh kepada calon peserta KKN. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai arah kebijakan KKN Tematik Integratif Tahun 2026, mulai dari tahapan pelaksanaan, penyusunan program kerja, hingga target capaian pengabdian kepada masyarakat.

Dalam paparannya, Ketua Prodi PGMI, Ilham Syah, M.Pd., menyampaikan bahwa KKN Tematik Integratif Tahun 2026 mengusung tema “Sinergi Moderasi Beragama, Ekoteologi, dan Literasi Digital dalam Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Tangguh, Inklusif, dan Berkelanjutan.” Tema tersebut menjadi landasan bagi mahasiswa dalam merancang berbagai program pengabdian yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai empat klaster utama KKN Tematik Integratif Tahun 2026, yaitu Desa Harmoni, Desa Hijau, Desa Cerdas Digital, dan Desa Berdaya. Keempat klaster tersebut menjadi fokus kegiatan mahasiswa dalam mendukung penguatan moderasi beragama, pelestarian lingkungan, peningkatan literasi digital, serta pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Prodi PGMI, Dwy Cahyani, M.Pd., menjelaskan bahwa mahasiswa PGMI diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui program-program yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain menjelaskan mekanisme pelaksanaan KKN, sosialisasi juga membahas Program Unggulan Wajib KKN “Desa Harmoni Digital Hijau” yang menjadi identitas bersama seluruh peserta KKN IAIN Manado. Program tersebut mengintegrasikan nilai moderasi beragama, kepedulian lingkungan, literasi digital, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan pengabdian.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa. Berbagai pertanyaan terkait teknis pelaksanaan KKN, penyusunan program kerja, hingga strategi implementasi program di lokasi penempatan dibahas secara mendalam dalam sesi diskusi.

Melalui kegiatan ini, Prodi PGMI IAIN Manado berharap mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh mengenai pelaksanaan KKN Tematik Integratif Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh LP2M IAIN Manado, sehingga dapat melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara profesional, kolaboratif, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Post a comment

Your email address will not be published.

Related Posts