Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bekerja sama dengan Instituto Suprior Cristal Polo Aileu, Timor Leste sukses melaksanakan kegiatan Kuliah Pakar Internasional dengan mengusung tema “Religious Moderation Values in Timor-Leste and Indonesia from a Multicultural Perspective.” Kegiatan ini menjadi ruang akademik penting dalam memperkuat wawasan moderasi beragama dalam konteks masyarakat multikultural di Indonesia dan Timor Leste.

Kegiatan internasional ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FTIK IAIN Manado, Dr. Nurhayati, M.Pd., yang hadir sebagai Pelaksana Harian (PLH) Dekan FTIK. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa moderasi beragama merupakan fondasi penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman budaya, agama, dan etnis yang ada di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Timor Leste.

“Melalui kuliah pakar internasional ini, kita berharap terbangun pemahaman bersama tentang pentingnya nilai-nilai moderasi beragama sebagai jalan menuju perdamaian, toleransi, dan kehidupan sosial yang harmonis,” ujarnya.

Sebagai Keynote Speaker, hadir Alibere Martins, L.Ed., M.Pd., selaku Diretor Instituto Suprior Cristal Polo Aileu, Timor Leste. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa masyarakat Timor Leste memiliki pengalaman sosial yang sangat kaya dalam membangun harmoni antarumat beragama melalui nilai toleransi, penghormatan terhadap tradisi lokal, dan pendidikan multikultural yang berkelanjutan.

Sementara itu, Guest Speaker Syahrul, Ph.D. Candidate in Sociology, Khon Kaen University, Thailand, menyampaikan kajian akademik mengenai moderasi beragama dari perspektif sosiologi multikultural. Ia menekankan bahwa keberhasilan moderasi beragama sangat bergantung pada peran institusi pendidikan dalam menanamkan nilai toleransi, dialog, dan penghargaan terhadap perbedaan sejak dini.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Awaluddin Hasrin, M.Pd., dosen Universitas Negeri Manado, yang memandu jalannya diskusi secara interaktif dan dinamis sehingga peserta dari kedua negara dapat terlibat aktif dalam sesi tanya jawab dan pertukaran gagasan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Dekan III FTIK IAIN Manado, Dr. Ishak Wanto Talibo, M.Pd., yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kerja sama akademik internasional. Ketua Prodi PGMI FTIK IAIN Manado, Ilham Syah, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi PGMI dalam memperluas jejaring internasional serta meningkatkan kualitas akademik mahasiswa dan dosen melalui kolaborasi global.

“Kuliah pakar internasional ini menjadi langkah strategis dalam membangun wawasan global mahasiswa PGMI sekaligus memperkuat kerja sama antar perguruan tinggi lintas negara,” ungkapnya.

Hadir pula Sekretaris Prodi PGMI, Dwi Cahyani, M.Pd., para dosen PGMI, mahasiswa dari Indonesia, serta mahasiswa dari Timor Leste yang mengikuti kegiatan dengan antusias baik secara luring maupun daring.

Melalui kegiatan ini, Prodi PGMI FTIK IAIN Manado menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi kampus, penguatan moderasi beragama, serta pengembangan pendidikan berbasis multikultural yang relevan dengan tantangan global saat ini.

Post a comment

Your email address will not be published.

Related Posts